Perbedaan OS GUI DAN CLI ?
GUI (Graphical User
Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan
menu grafis agar mempermudah para pengguna-nya untuk berinteraksi dengan
komputer atau sistem operasi.
GUI merupakan antarmuka pada sistem operasi
komputer yang menggunakan menu grafis. Menu grafis ini maksudnya terdapat
tampilan yang lebih ditekankan untuk membuat sistem operasi yang user-friendly
agar para pengguna lebih nyaman menggunakan komputer. Menu grafis itu ya
seperti ada grafis-grafis atau gambar-gambar dan tampilan yang tujuannya untuk
memudahkan para pengguna menggunakan sistem operasi.
CLI (Command Line Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau
komputer yang menggunakan menu baris perintah atau text atau ketikkan dari
keyboard untuk berinteraksi denga sistem operasi atau komputer tersebut.
Jadi, GUI merupakan antarmuka yang menggunakan
input dari keyboard untuk bisa berinteraksi dengan komputer tersebut. CLI lebih
ditujukan kepada sistem operasi yang digunakan sebagai komputer server. Karena
menggunakan CLI dirasa lebih efisien dan cepat daripada menggunakan GUI. Untuk
berinteraksi dengan komputer, harus dengan menggunakan bafris perintah yang
bisa dikenali oleh komputer. Jadi, untuk orang yang masih awam menggunakan mode
CLI, masih dirasa cukup repot untuk menggunakannya.
Contoh sistem operasi yang menggunakan CLI
adalah Ubuntu Server dan Windows Server 2008.
Perbedaan linux dan debian ?
linux adalah software sistem operasi open source yang
gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. jadi anda diijinkan untuk
menginstal pada komputer anda ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa
harus membayar. linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai
macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.
Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program,
lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan
hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan
itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan
pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program
Kebebasan yang paling penting dari Linux,
terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan untuk
memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini
berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.
Debian adalah sistem operasi berbasis open source yang di kembangkan
secara terbuka oleh banyak programer sukarelawan yang ingin mengembakan debian.
Sistem operasi debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan
dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel linux, sehingga lebih suka
di sebuat dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi ini yang mengunakan
kernel linux yang merupakan salah satu distro linux yang populer dengan
kesetabilannya. Rata-rata distro turunan dari debian adalah yang paling banyak
digunakan di dunia, contoh seperti : Ubuntu, Linux Mint, dan Bactrack.
Sejarah GUI DAN CLI ?
Sejarah GUI
GUI adalah suatu media virtual yang dapat membuat pengguna
memberikan perintah tertentu pada komputer tanpa mengetik perintah tersebut,
namun menggunakan gambar yang tersedia. Pengguna tidak mengetikkan perintah
seperti pada komputer dengan Shell atau teks. Dengan GUI, perintah dapat
dikonversi menjadi ikon dalam layar monitor yang dapat diklik untuk memulai
fungsinya.
Pada awal diciptakannya, komputer dijalankan dengan menggunakan
perintah yang diketik pada layar monitor menggunakan keyboard. Hal ini berlaku
untuk semua program ataupun perintah-perintah tertentu yang berhubungan dengan
sistem informasi. Hal ini tentu saja dirasa tidak praktis dan kurang canggih. Selain
itu hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengoperasikannya. Oleh karena
itu para ahli terdorong untuk dapat menciptakan sesuatu yang dapat digunakan
oleh orang kebanyakan dengan cara yang praktis dan mudah diingat.
Sejarah mencatat bahwa Xerox PARC (Palo Alto Research Center)
yang pertama kali meriset tentang GUI. Pada tahun 1984, Apple merilis Macintosh
yang menggunakan GUI hasil riset Xerox PARC. Beberapa tahun kemudian, Microsoft
merilis sistem operasi Windows-nya yang juga menggunakan GUI.
Pada Linux, ada dua pengembang utama desktop
environment pada Linux, yang masing-masing menghasilkan produk KDE
(K Desktop Environment) dan GNOME. KDE digunakan pada beberapa
distro seperti SuSE dan Mandrake, sedangkan GNOME dipakai pada beberapa distro
seperti Fedora Core dan Ubuntu.
Akhirnya lahirlah yang disebut dengan GUI atau graphical User
Interface. GUI adalah seperangkat aplikasi yang menampilkan semua menu, ikon
dan alat penunjuk lainnya yang menggantikan perintah ketik di shell. Hal ini
membuat pengguna komputer menjadi lebih mudah mengoperasikan sebuah perangkat
daripada mengingat perintah yang menggunakan teks pada sebuah kotak komando
tertentu.
Hal ini didasarkan bahwa manusia lebih mudah mengingat gambar
dibanding tulisan. GUI pertama kali digunakan dalam komputer yang diproduksi
oleh Apple yakni Machintosh dengan Steve Jobs sebagai penggagasnya. Namun
belakangan sistem operasi lain mengikutinya, seperti misalnya Microsoft dengan
GUI Windows-nya yang menjadi tren setter penggunaan start menu dan taskbar di
bawah.
Sejarah CLI
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan
sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program
di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama
atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya.
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan
sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program
di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama
atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai
bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS)
memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista,
Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux
sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
1980
QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS
terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System)
dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk
prosesor Intel 8086.
Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke
berbagai perusahaan komputer.
1981
PC¬ DOS : IBM meluncurkan PC¬ DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya
yang berbasisprosesor Intel 8086. MS¬ DOS : Microsoft menggunakan nama MS¬ DOS
untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
1983
MS¬ DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS¬ DOS diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD
UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis
dan menggunakan mouse.
MS ¬DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan
chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10
MB.
MS ¬DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS¬DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk
jaringan.
1985
MS ¬Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS¬Windows, sistem operasi yang
telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking.
Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai
kesuksesan Apple.
Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86
yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.
1986
MS¬ DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS¬ DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk
floppy 3.5 inch 720 KB.
1987
OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon
pengganti IBM PC DOS. MS¬ DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS¬ DOS 3.3 yang
merupakan versi paling populer dari MS DOS. Windows 2.0 : Windows versi 2.0
diperkenalkan.
MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix
yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
1988
MS¬ DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS¬DOS 4.0 dengan suasana grafis.
WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners¬Lee.
1989
NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk
prosesor Intel 80386.
1990
Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan
Microsoft berkonsentrasi pada Windows. Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan
Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik. MS¬Office : Microsoft
membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti
Lotus 1¬2¬3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro. DR DOS : Digital Research
memperkenalkan DR DOS 5.0.
1991
Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS
berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux. MS DOS 5.0 :
Microsoft meluncurkan MS¬DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full¬-screen
editor, undelete, unformat dan Qbasic.
1992
Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for
Workgroups 3.11 di tahun berikutnya. 386 BSD : OS berbasis Open Source turunan
dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley
Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open
Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD. Distro Linux : Linux
didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus
program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux
System).
1993
Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa
DOS didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan. Web Browser : NCSA
memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet. MS¬ DOS 6.0 :
Microsoft memperkenalkan MS¬DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi
harddisk DoubleSpace. Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware
Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux. Debian :
Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux
dengan nama Debian.
MS¬ DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS¬DOS 6.2. NetBSD : Proyek baru OS
berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan
nama NetBSD.
FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD
dibuat dengan nama FreeBSD.
1994
Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan
Navigator sebagai browser Internet. MS¬DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS¬DOS
6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir
dari MS DOS.
FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin¬River Falls
Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat
menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95. SuSE
: OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH
(SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS. Red Hat : Marc Ewing memulai
pembuatan distro Red Hat Linux.
1995
Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari
Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari. PC DOS
7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer
pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir
dari IBM PC DOS.
Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik. PalmOS : Palm
menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA. OpenBSD : Theo de Raadt pencetus
NetBSD mengembangkan OpenBSD.
1996
Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0
1997
Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada
Mac OS 7.6.
1998
Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows
98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator. Server Linux : Linux
mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem
dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan
menggantikan server berbasis Windows NT.
Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan
Linux sebagai servernya.
Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS
favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea. Mandrake : Gael Duval
dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.
1999
Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo
Linux, Red Hat dan SuSE. Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang
sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis
Linux dengan nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.
2000
Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang
disebut sebagai Mac OS/X.
Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker
dalam sebuah interview dengan Chicago Sun¬Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis
Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 1 milyar
untuk pengembangan Linux.
2001
Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP. Lindows: Michael Robertson,
pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian.
Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan
perubahan nama oleh Microsoft.
2002
Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun
Microsystem.
OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya
Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003
Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003. Fedora : Redhat
mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa
distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS
Nusantara. Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux
dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep
LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro
lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.
2004
Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia.
Ada beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome),
Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk
pendidikan).
2005
Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi
Mandriva.
2006
Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan
dari Red Hat Enterprise. CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini,
bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows
juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang
diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian
Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam
format DVD.
2007
Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan
Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass,
SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan
kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.
2008
3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D
Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era
hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya sistem
operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa versi yang
disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet
Linux dan game
Sejarah linux ?
Sejarah Linux berkaitan
dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi
yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat
lunak bebas. Tahun 1985, Richard
Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan
mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU
GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti
pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan
pada awal tahun 1990-an.
Linux versi 0.01
dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan
Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang
hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C
Compiler).
Dalam waktu singkat
UNIX berkembang secara pesat dan terpecah dalam dua aliran: UNIX yang
dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T.
Lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and
Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar
UNIX.Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.
Berawal dari sistem
operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama
kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang
tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas
oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.
Sekarang Linux adalah
sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking),
pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux sekarang merupakan
alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial,
dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih.
Pengembangan kernel
Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan
Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu,
banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas
Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU
dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.
Sistem operasi Unix dikembangkan dan
diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis
pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi
menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh
institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.